You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Gadon
Desa Gadon

Kec. Cepu, Kab. Blora, Provinsi Jawa Tengah

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA GADON KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA SEMUA PELAYANAN DESA GRATIS, SILAHKAN SCAN QR KODE DAN ISI CODE & ISI SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT tes

RUMAH WARGA DESA GADON TIBA-TIBA ROBOH SAAT PEMILIK TENGAH BERISTIRAHAT SIANG

Administrator 05 Agustus 2026 Dibaca 82 Kali
RUMAH WARGA DESA GADON TIBA-TIBA ROBOH SAAT PEMILIK TENGAH BERISTIRAHAT SIANG

GADON, SUARA MEREKA. Musibah robohnya rumah menimpa Bapak Marman, warga RT 006 RW 002 Desa Gadon, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada hari Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kondisi bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu dan sudah lapuk dimakan usia. Saat kejadian, Bapak Marman sedang beristirahat siang di dalam rumah setelah melaksanakan sholat Duhur. Tiba-tiba, beliau mendengar suara kayu berbunyi "kretek-kretek" dari bagian samping rumah. Tidak lama kemudian, separuh bangunan rumah roboh secara mendadak. Menyadari adanya bahaya, Bapak Marman segera berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari rumah. Berkat kesigapannya, beliau berhasil menghindari reruntuhan bangunan sehingga tidak mengalami luka fisik. Namun, Bapak Marman tampak syok dan trauma akibat peristiwa yang terjadi begitu cepat. Menurut keterangan warga sekitar, rumah tersebut memang sudah berusia tua dengan konstruksi kayu yang telah lapuk sehingga tidak lagi mampu menopang bangunan secara maksimal. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan untuk memberikan pertolongan dan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. Bapak Marman menceritakan detik-detik kejadian yang dialaminya.WhatsApp_Image_2026-08-03_at_07-58-44

Kondisi rumah bapak Marman yang sebagian besar terbuat dari Kayu

ia mengaku sangat terkejut ketika mendengar suara kayu penyangga rumah yang mulai retak. "Waktu itu saya sedang istirahat setelah sholat Duhur. Tiba-tiba terdengar suara 'kretek-kretek' dari samping rumah. Saya langsung bangun dan keluar rumah. Tidak lama kemudian, separuh rumah langsung roboh. Saya sangat kaget dan masih syok atas kejadian ini," ujar Bapak Marman. Akibat kejadian tersebut, sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah tersebut. Setelah menerima laporan mengenai musibah tersebut, Pemerintah Desa Gadon bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan awal kepada korban. Selain itu, Pemerintah Desa Gadon juga langsung menghubungi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora guna mengajukan permohonan bantuan bagi Bapak Marman agar dapat meringankan beban yang dialami akibat musibah tersebut. Perangkat Desa Gadon menyampaikan bahwa pemerintah desa akan terus berupaya membantu proses pemulihan pasca kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat segera disalurkan."Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan kondisi Bapak Marman dalam keadaan selamat. Pemerintah Desa Gadon juga segera berkoordinasi dengan Baznas Kabupaten Blora untuk mengajukan bantuan. Kami berharap bantuan tersebut dapat segera terealisasi sehingga rumah Bapak Marman dapat kembali dibangun dan ditempati," tutur Umar Syarif Perangkat Desa Gadon.

Selang sehari setelah kejadian, pada Senin (3/8/2026), sisa bangunan rumah yang masih berdiri terpaksa dirobohkan secara gotong royong oleh warga Desa Gadon bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI). Langkah tersebut dilakukan karena kondisi bangunan yang tersisa sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan dan dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan penghuni maupun warga di sekitar lokasi.Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan. Warga dan mahasiswa KKN bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan serta mengamankan material yang masih dapat digunakan.

WhatsApp_Image_2026-08-04_at_08-39-16 

Kondisi sisa rumah bapak Marman setelah dirobohkan warga bersama mahasiswa KKN 

Akibat kejadian ini, sebagian besar bangunan rumah mengalami kerusakan parah dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Pemerintah Desa Gadon berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Blora dan masyarakat sekitar, agar rumah Bapak Marman dapat segera diperbaiki dan kembali layak huni. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi bangunan rumah, khususnya rumah berbahan kayu yang telah berusia tua, guna mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.