GADON, SUARA MEREKA. Suasana religius yang kental menyelimuti Balai Desa Gadon pada Selasa petang (10/03/2026). Memasuki malam ke-21 Ramadan, Pemerintah Desa Gadon berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Al Muhammad Cepu menggelar tradisi Tasyakuran Malam Selikuran.
Acara ini diselenggarakan sebagai simbol rasa syukur sekaligus doa bersama untuk menjemput keberkahan malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir bulan suci. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB menjelang waktu berbuka, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, serta warga Desa Gadon. Mahasiswa KKN terlibat aktif dalam mengoordinasi jalannya acara, mulai dari persiapan tempat hingga pembagian nasi berkat kepada masyarakat.
Yogi, salah satu mahasiswa KKN IAI Al Muhammad yang turut menginisiasi kegiatan ini, menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen penting untuk merekatkan hubungan antara mahasiswa dan warga.
"Kami sangat bersyukur bisa dilibatkan dalam tradisi ini. Bagi kami, Malam Selikuran adalah momentum untuk belajar langsung dari masyarakat tentang nilai kebersamaan dan spiritualitas. Semoga kehadiran kami di Desa Gadon memberikan manfaat nyata bagi warga," tutur Yogi di sela-sela acara.
Tradisi malam selikur yang masih rutin dilaksanakan setiap tahun di Desa Gadon
Melestarikan Tradisi Lokal
Tradisi Selikuran (dari bahasa Jawa selikur yang berarti dua puluh satu) tetap terjaga dengan baik di Desa Gadon. Dalam tasyakuran ini, doa dipanjatkan agar seluruh warga diberikan kesehatan dan dipertemukan dengan malam kemuliaan. Kepala Desa Gadon, Akub, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi Malam Selikuran memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat desa. Menurutnya, malam tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, karena pada malam-malam itulah terdapat turunnya Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan. “Tradisi Selikuran ini bukan hanya sekadar kegiatan tasyakuran, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat doa, mempererat kebersamaan, serta melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang sudah diwariskan oleh para leluhur. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan kebersamaan,” ujar Kepala Desa Gadon.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat ibadah masyarakat Desa Gadon semakin meningkat di sisa bulan Ramadan.